Sekilas, pasar novel online memang sepertinya didominasi oleh romansa. Hampir di semua platform, genre ini jadi juara di daftar bacaan terpopuler—mulai dari romansa remaja, romansa islami, sampai romansa gelap, semua konsisten jadi raja .

Situasi ini cukup bikin banyak penulis fantasi merasa terpinggirkan. Nggak sedikit yang akhirnya berpikir kalau fantasi adalah genre “idealistik”, susah laku, dan nggak cocok untuk pasar digital.

Padahal, anggapan itu nggak sepenuhnya benar. Faktanya, berdasarkan pengamatan bahkan pengalaman saya sendiri, fantasi bukan genre yang gagal di pasar novel online, kok .

Baca juga : Cara Mendapat Banyak Pembaca Novel Online

Mitos vs Fakta: Kenapa Novel Fantasi Sering Gagal?

Yang sering gagal justru cara penyajiannya. Banyak novel fantasi tenggelam bukan karena temanya nggak diminati pembaca, melainkan karena terlalu berat di awal .

Saya sering mendapati fenomena ini:

  • Kebanyakan penulis terlalu sibuk membangun dunia (world building) sampai lupa mengikat emosi pembaca sejak bab-bab awal.
  • Masih banyak penulis fantasi yang besar ‘egonya’, menganggap keberhasilan world building adalah skill tingkat tinggi yang bikin mereka lebih unggul dibanding penulis genre lain.

Padahal, di dunia novel online, pembaca datang bukan untuk membaca ensiklopedia dunia fiksi. Mereka datang untuk merasakan emosi, konflik, dan perjalanan karakter yang terasa hidup.

Ketika fantasi mampu menjawab kebutuhan itu, genre ini justru bisa memiliki pembaca yang sangat loyal dan bertahan lama.

4 Subgenre Novel Fantasi Paling Populer di Aplikasi Novel Online

Setelah mengembara jadi pembaca sekaligus penulis di lebih dari lima aplikasi dalam dan luar negeri, saya menyimpulkan ada empat sub-genre fantasi yang paling laku keras. Apa saja?

1. Fantasi Timur (Eastern Fantasy)

Salah satu sub-genre fantasi yang paling kuat di pasar novel online adalah Fantasi Timur.

  • Ciri Khas: Terinspirasi dari budaya Asia dengan dunia sekte, kultivasi, klan, atau kerajaan yang memiliki sistem kekuatan berjenjang.
  • Daya Tarik: Pembaca menikmati proses panjang melihat tokoh utama yang awalnya diremehkan, jatuh, bangkit, lalu perlahan menjadi kuat. Ada kepuasan tersendiri ketika setiap level kekuatan terasa sebagai hasil perjuangan, bukan hadiah instan .

Pola ini sangat cocok dengan model cerita berseri yang panjang, di mana pembaca merasa setiap bab membawa kemajuan.

2. Fantasi Urban

subgenre novel fantasi

Berbeda dengan Fantasi Timur yang epik, Fantasi Urban menawarkan sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan pembaca sehari-hari. Latar kota modern membuat pembaca nggak perlu susah-susah adaptasi dengan dunia baru.

  • Konsep: Dunia magis biasanya tersembunyi namun hidup berdampingan dengan realitas.
  • Daya Tarik: Ketika sihir atau makhluk gaib hadir di lingkungan yang familiar, pembaca lebih mudah merasa terlibat. Fantasi Urban sering berhasil karena menghadirkan perasaan bahwa hal-hal aneh itu “bisa saja terjadi di sekitar kita”.

3. Fantasi Isekai / Portal / Sistem

Sub-genre lain yang tidak bisa diabaikan adalah Fantasi Isekai/Portal atau Sistem. Tokoh utama biasanya berpindah dunia atau mendapatkan sistem yang memberi misi, level, dan reward.

  • Daya Tarik: Pembaca tahu apa yang sedang dikejar. Sensasi progres yang terukur membuat pembaca betah mengikuti cerita jangka panjang.

Fantasi jenis ini bukan hanya tentang dunia baru, tapi tentang perjalanan kekuatan, pengakuan, dan pembalasan dendam atas kegagalan masa lalu—tema yang sangat resonan bagi pembaca novel online.

4. Fantasi Barat (Western Fantasy)

Fantasi Barat sangat familiar, tapi anehnya sering dianggap paling “sulit” buat laku. Padahal, pasarnya tetap kuat kalau penulisnya nggak cuma fokus ke detail dunia.

  • Kunci Sukses: Fantasi Barat yang berhasil biasanya menempatkan konflik manusia sebagai inti cerita, seperti ambisi, pengkhianatan, cinta, dan pilihan moral.

Ketika pembaca peduli pada nasib tokohnya, dunia sebesar apa pun justru menjadi nilai tambah, bukan beban.

Rahasia Fantasi Laris: Jual Emosi, Bukan Cuma Dunia

Dari semua sub-genre ini, ada satu benang merah yang sama: Fantasi akan selalu kalah kalau hanya jual dunia, tetapi bisa sangat kuat kalau bisa jual emosi.

Pembaca novel online nggak membutuhkan penjelasan panjang tentang sejarah kerajaan di bab pertama. Mereka ingin tahu siapa tokohnya, apa luka dan keinginannya, serta konflik apa yang akan menghantam hidupnya.

Tips tambahan: Fantasi juga nggak harus alergi terhadap romansa. Justru hubungan emosional, entah itu cinta, persahabatan, atau rivalitas, sering menjadi jangkar yang membuat pembaca bertahan.

Penutup & Konsultasi Naskah

subgenre novel fantasi

Kesimpulannya, pasar novel online memang didominasi romansa, tetapi fantasi bukan genre yang kalah. Subgenre di atas telah membuktikan bahwa genre ini bisa memiliki pembaca besar dan setia.

Fantasi akan selalu menemukan jalannya, selama penulis tidak lupa bahwa di balik dunia yang megah, pembaca tetap mencari satu hal yang sama yaitu rasanya menjadi manusia.

Kalau kamu tertarik menulis salah satu dari empat sub-genre fantasi itu, kamu bisa hubungi dan konsultasi dulu dengan editor Litera. Mereka akan bantu supaya naskahmu diterima kontrak hingga menghasilkan cuan.

Hubungi Editor Sesuai Genremu:

Lisandi Noera

Penulis novel ragam genre. CEO Platform Baca Tulis Novel Online Litera. Founder Ruang Pena Cendekia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *